ILMU BUDAYA DASAR
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Kasih Sayang
Pengertian
kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta
adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.
Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih
sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan muda-mudi
(pria-wanita) bila diakhiri dengan perkawinan, maka didalam rumah tangga
keluarga muda itu bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih
mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang. Dalam kasih sayang sadar atau
tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan,
kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka,
sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Bila
salah satu unsur kasih sayang hilang, misalnya unsur tanggung jawab, maka
retaklah keutuhan rumah tangga itu. Kasih sayang yang tidak disertai kejujuran,
terancamlah kebahagian rumah tangga itu. Kasih sayang merupakan sesuatu paling
mendasar, yang harus di terima oleh setiap manusia, kasih sayang bisa di sebut
juga sabagai suatu hak yang harus kita terima, karena peran kasih sayang secara
psikologi sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya seorang individu. Tentu
seorang individu yang di didik dengan kasih sayang, bisa menjadi individu yang
lebih baik di bandingkan mereka yang kekurangan kasih sayang. Karena dewasa
ini, banyak sekali orang yang berpandangan bahwa uang adalah segala-galanya
sehingga banyak orang tua yang lebih mementingkan mencari uang untuk anak, dan
menomor dua kan kasih sayang.
Sehingga
tidak sedikit anak yang bertindak negative, melakukan hal negative yang biasa
di sebut sebagai kenakalan remaja, umumnya hal itu terjadi di karenakan si anak
merasa kurang di perhatikan oleh orang tuanya, dan dia melakukan hal-hal
negative agar orang tuanya terganggu dan mulai memperhatikan anak tersebut.
Tentu kurangnya kasih sayang harus di hindari oleh setiap orang tua, mulai
memberikan kasih sayang yang lebih, dan menomor satukan kasih sayang. Tanpa
kasih sayang seorang anak bisa berubah menjadi individu yang brutal, kurang
perduli dengan lingkungan sekitar, dan bertindak sesuai dengan kemauan dirinya
sendiri. Hal ini, terbtukti dari banyaknya penelitian, bahwa kenakalan remaja,
paling banyak di karenakan factor didikan dan kurangnya kasih sayang dan
perhatian dari orang tua tersebut.
Kasih
sayang mengajarkan banyak hal terhadap manusia, kasih sayang memberikan
kepekaan bagi kita semua, untuk berbagi kasih terhadap sesama, kasih sayang
yang mampu merubah banyak individu yang umumnya perubahan terjadi kearah yang
lebih baik. Baik itu terhadap sahabat, orang yang kita cintai, atau siapa pun
yang kita lihat, karena begitu banyak orang di dunia ini yang membutuhkan kasih
sayang dari orang lain, tidak semua orang beruntung memiliki orang tua,
memiliki orang-orang yang di kasihinya, karena begitu banyak anak yang lahir
tanpa kasih sayang orang tua, begitu banyak anak yang kelahirannya bahkan tidak
di inginkan oleh orang tuanya, sehingga patutlah kita memberikan kasih sayang
lebih terhadap anak-anak yatim piatu, dan kita harus bersyukur karena kita jauh
lebih beruntung dari pada mereka. Bahkan keutamaan mengasihi anak yatim sangat
di tekankan oleh rosulullah SAW.
Oleh
karena itu rasa kasih sayang harus di tanamkan kepada siapa pun, tanpa mengenal
siapa dia, dari mana asal usulnya. Dan kita utamakan mereka yang jauh lebih
membutuhkan, semampu kita untuk mengasihi mereka.
Cinta
dan Kasih adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi semua manusia Makna cinta
dan kasih yaitu sama semua menghasilkan makna yang tiada batas. Cinta adalah
kekuatan manusia yang paling tinggi oleh karena itu semua orang memiliki cinta.
Selain itu Cinta juga sumber kekuatan dari segalanya, kita tidak akan dapat
mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta karena cinta dapat memberikan
dorongan dan motivasi terhadap diri seseorang.untuk menghasilkan sesuatu yang
dinginnkan dapat tercapai dengan indah. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang
atau cinta kepada atau sangat menaruh belas kasihan. sehingga kata kasih memperkuat
rasa cinta, Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka
(sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Banyak
orang memaknakan arti cinta itu kepada pasangannya dan sedangkan kasih itu
diberikan kepada ibu,ayah,adik,kakak, nenek,kakek,teman,sahabat,saudara
lainya bahkan kita bisa memberikan kasih kepada orang lain yang belum kita
kenal sebelumnya. walah sejauh ini terlihat berbeda antara cinta dan kasih,
tetapi makna yang sesungguhnya adalah sama-sama memiliki rasa sayang terhadap
seseorang. Tanpa kasih, cinta tidak akan muncul begitu saja sebaliknya. dan
bukan hanya manusia yang mempunyai cintah dan kasih tetapi seluruh mahluk hidup
di dunia memilikinya.
Cinta
kasih tidak selalu ditujukan kepada pasangan kita tetapi pada dasarnya cinta
kasih adalah anugerah yang dianugerahkan tuhan kepada seluruh
makhluk-mahluknya, misalnya , ketika seekor hewan yang hidup sendirian,sudah
pasti nantinya akan mati dan tak tau arah,sama dengan manusia yang butuh akan
mahluk lainnya untuk saling melengkapi. seperti hewan dengan
anaknya, ketika anaknya diganggu oleh hewan lainya dengan sendirinya induk dari
anak hewan terebut melindungi anaknya.Naluri inipun ada pada manusia, dimulai
dari cinta kasih orang tua kepada anaknya, begitu pula sebaliknya. Akan tetapi
naluri kasih sayang ini dapat tertutup jika terdapat hambatan – hambatan
misalnya pertengkaran, permusuhan, ketidaksukaan dan lainnya.
Kasih Sayang
Islam
menghendaki agar kasih sayang dan sifah belas kasih dikembangkan secara wajar.
Jika diperinci maka ruang lingkup kasih sayang ini dapat dibedakan menjadi
beberapa tingkatan :
. Kasih
sayang dalam lingkungan keluarga, kasih orang tua kepada anak, kasih suami
kepada istrinya, kasih antara orang yang bersaudara dan berkeluarga.
. Kasih
sayang dalam lingkungan bangsa, Perasaan kasih sayang dan simpati yang timbul
akibat persamaan rumpun, suku bangsa, rasa senasib dalam perjuangan yang menyangkut
kenegaraan.
. Kasih
sayang dalam lingkungan kegamanaan, Mencintai dan mengasihi sesame orang yang
seagama karena memandang saudara dalam akidah dan keyakinan.
. Kasih
sayang dalam bentuk perikemanusiaan, Mencintai sesama manusia atas dasar
pengertian bahwa manusia adalah sama – sama berasal dari satu keturunan,
asalnya satu bapak dan satu ibu.
. Kasih
sayang kepada sesame mahluk (Universal), Misalnya saling mengasihi, mengasihi
hewan dan tumbuh – tumbuhan.
Kasih sayang dalam diri pribadi
seseorang, antara lain :
. Pemurah
: Sikap infak, yakni rela membelanjakan harta bagi kepentingan keluarga dan ama
social.
. Tolong
menolong : sikap gotong royong
. Pemaaf
: Berlapang dada, memafkan sahabat – sahabatnya yang pernah bersalah.
. Damai :
Cenderung mengulurkan tangan, perdamaian kepada orang yang memusuhinya.
. Persaudaraan
: Rasa kasih sayang kepada sesame mukmin dan muslim
. Menghubungkan
tali kekeluargaan (Silaturahmi) : seorang muslim tidak akan senang memutuskan
tali kekeluargaan.
Didalam
kasih sayang terdapat juga definisi-definisinya.
· Tanggung Jawab.
· Pengorbanan.
· Kejujuran.
· Saling Percaya.
· Saling Pengertian.
· Saling Terbuka.
Makna Kasih Sayang
· Kasih
sayang mestilah ututh, karena jika berkurang satu unsurnya, akan melemahkannya.
· Kasih sayang bisa di dasarkan oleh siapapun, tidak
terbatas usia.
· Kasih sayang merupakan bagian dari hidup manusia.
· Kasih
sayang berlebih bisa memberikan pengaruh negatif, dan cenderung memanjakan.
· Kurangnya kasih sayang juga bisa memberikan pengaruh
buruk.
· Oleh karenanya, semestinya manusia saling kasih dan
saling sayang dengan sesamanya dan lingkungannya.
§ KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata mesra
yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan
keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan
merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan,
keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan
berdasarkan umur, yaitu:
Kemesraan dalam Tingkat Remaja,
terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja
memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya
kuat.
Kemesraan dalam Rumah Tangga,
terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun
wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama
biasanya semakin berkurang.
Kemesraan Manusia Usia Lanjut,
Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini
diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.
§ PEMUJAAN
Pemujaan berasal dari kata puja
yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa – dewa atau berhala.
Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai,
pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia
kepada Tuhan, karena merupakan inti , nilai dan makna dari kehidupan yang
sebenarnya.
Cara Pemujaan dalam kehidupan
manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan,
kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan
Tuhan. Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan
tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang lebih indah.
§ BELAS KASIH
Belas kasih (composian)adalah
kebajikan -satu di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk
penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan
landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi
prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian . Ada
aspek belas kasih yang menganggap dimensi kuantitatif, seperti individu belas
kasih yang sering diberi milik kedalaman,kekuatan atau gairah .
Lebih kuat dari empati , merasakan
umumnya menimbulkan aktif keinginan untuk meringankan penderitaan orang lain.
Hal ini sering, meskipun tidak pasti, komponen kunci dalam apa yang
memanifestasikan dalam konteks sosial .Dalam etika istilah, berbagai ungkapan
bawah usia yang disebut Golden Rule mewujudkan oleh implikasi prinsip kasih
sayang: untuk orang lain apa yang Anda ingin mereka lakukan untuk Anda.
§ CINTA KASIH EROTIS
Cinta kasih erotis adalah kehausan
akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Pada
hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat ekslusif, bukan universal, dan juga
barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat di percaya.
Pertama-tama cinta kasih erotis
kerap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh
cinta, yaitu keruntuhan tiba-tiba tembok yang sampai waktu itu terdapat diantara
2orang yang asing 1sama lain. Tetapi seperti yang telah di katakan terlebih
dahulu, pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya
hanyalah sementara saja. Dalam cinta kasih erotis terdapat ekskllusivitas yang
tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan.
Ciri-ciri eksklusif dalam
cinta kasih erotis ini perlu di bicarakan lebih lanjut. Kerap kali
eksklusivitas dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan
sebagai suatu ikatan hak milik. Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta
kasih, mempunyai 1 pendirian, yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai
dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya, dan menerima pribadi orang
lain yang sedalam-dalamnya.
MANUSIA DAN KEINDAHAN
Keindahan,
sering diutarakan kepada situasi tertentu, artik kata keindahan yaitu berasal
dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya.
Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah
keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya
tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak
indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera
perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.
· Keindahan identik dengan kebenaran.
· Kebenaran adalah keindahan.
· Keindahan dan kebenaran, sama-sama abadi dan berdaya
tarik.
· Keindahan bersifat universal, tidak hanya menurut
perseorangan. Begitu pula kebenaran.
Apakah keindahan Itu ?
Sebenarnya
sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu
konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu
baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu
karya.
Menurut
cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan
sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa
Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful”
(benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini
kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan
menurut luasnya pengertian; yakni
§ keindahan dalam arti luas
§ keindahan dalam arti estetis murni
§ keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya
dengan penglihatan
Keindahan
alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang
didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang
indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai
sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang
indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah
pikiran yang indah dan adap kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga
mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk
keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan
pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan
seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.
Nilai estetik.
Dalam rangka teori umum tentang
nilai The Liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai
salah satu jenis nilai sepertihalnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai
pendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang
tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu
relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena
terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu oleh
orang dipercaya terdapat pada sesuatu benda sampai terbukti
ketakbenarannya.
Apa sebab manusia menciptakan
keindahan ?
- Tata nilai yang telah usang
- Kemerosotan zaman
- Penderitaan Manusia
- Keagungan Tuhan
TEORI-TEORI RENUNGAN
Apa renungan itu ?
Renungan
berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan
sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah aktifitas berfikir mendalam (deep
thinkings) yang sungguh berbeda dengan termenung. termenung adalah gambaran
tentang kondisi hanyutan sebuah pikiran, tentu saja ia kehilangan
ofektivitasnya karena memang sedang out of control. Biasanya manusia akan
merenung apabila ada sesuatu atau musibah yang terjadi. Dalam merenung untuk
menciptakan seni ada beberapa teori antara lain :
1. teori
pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa
“Art is an expression of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari
perasaan manusia ). Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh
seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni. Tokoh teori ekspresi yang
paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya
yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris “aesthetic as Science of
Expresion and General Linguistic”. Beliau antara lain menyatakan bahwa “art is
expression of impressions” (Seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan)
Expression adalah sama dengan intuition. Dan intuisi adalah pengetahuan
intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang
menghasilkan gambaran angan-angan (images). Dengan demikian pengungkapan itu
berwujud sebagai gambaran angan-angan seperti misalnya images wama, garis dan
kata. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa
perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalaman estetis seseorang tidak lain
adalah ekspresi dalam gambaran angan-angan.
2. teori
metafisik
Teori semi yang bercorak metafisis
merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang
karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi
keindahan dan teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengemukakan suatu teori
peniruan (imitation theory). Ini sesuai dengan rnetafisika Plato yang
mendalilkan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi sebagai realita Ilahi. Pada
taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan
semu dan mirip realita ilahi itu. Dan karya seni yang dibuat manusia hanyalah
merupakan mimemis (timan) dari realita duniawi Sebagai contoh Plato
mengemukakan ide Ke-ranjangan yang abadi dan indah sempurna ciptaan Tuhan.
Kemudian dalam dunia ini tukang kayu membuat ranjang dari kayu yang merupakan
ide tertinggi ke-ranjangan-an itu. Dan akhirnya seniman meniru ranjang kayu itu
dengan menggambarkannya dalam sebuah lukisan. Jadi karya seni adalah tiruan
dari suatu tiruan lain sehingga bersifat jauh dari kebenaran atau dapat
menyesatkan. Karena itu seniman tidak mendapat tempat sebagai warga dari negara
Republik yang ideal menurut Plato.
3. teori
psikologis
Teori-teori metafisis dari para
filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang
ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan, karena terlampau
abstrak dan spekulatif. Sebagian ahli estetik dalam abad modem menelaah
teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya
dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan
psikoanalisa dikemukakan teori bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan
keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seninya
itu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang diwujudkan keluar dari
keinginan-keinginan itu. Suatu teori lain tentang sumber seni ialah teori
permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer
(1820-1903).
Renungan
Renungan berasal dari kata renung;
artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan
dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan
seni ada beberapa teori antara lain : teori pengungkapan, teori metafisik dan
teori psikologis.
Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini ialah bahwa “arts
is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari
perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh
seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling
terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain
menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama
dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh
melalui penghayatan tentagn hal-hal individual yang menghasilkan gambaran
angan-angan (images).”
Seorang tokoh lainnya adalah Leo
Tolstoi dia menegaskan bahwa kegiatan seni aalah memunculkan dalam diri sendiri
suatu perasaan yagn seseorang telah mengalaminya dan setelah memunculkan itu
kemudian dengan perantaraan berbagai gerak, garis, warna, suara dan bentuk yang
diungkapkan dalam kata-kata memindahkan perasaan itu sehingga orang-orang
mengalami perasaan yang sama.
Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak
metafisik merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni
berasal dari Plato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik
filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato
mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori). Ini sesuai dengan
metafisika Plato yang mendalikan adanya dunia ide pada tarat yang tertinggi
sebgai realita Ilahi. Paa taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini
yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi. Dan karyu seni yang
dibuat manusia adalah merupakan mimemis (tiruan) dari ralita duniawi
Teori Psikologis
Para ahli estetik dalam abad modern
menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran
penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan
psikoanalisa dikemukakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan
keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seni tiu
merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang wujudkan keluar dari
keinginan-keinginan itu. Teori lain lagi yaitu teori permainan yang
dikembangkan oleh Fredrick Schiller (1757 -1805) dan Herbert Spencer ( 1820 –
1903 ) menurut Schiller, asal seni adalah dorongan batin untuk
bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri seseorang. Seni merupakan semacam
permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan
adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan
(signification theory) memandang seni sebagai lambing atau tanda dari perasaan
manusia.
KESERASIAN
Apa pengertian keserasian ?
Keserasian merupakan
keharmonisan,kesepadanan, keselarasan, kita perlu mengukuhkan semangat untuk
menciptakannya, jadi keserasian kecocokan, kena benar, dan sesuai benar. Kata
cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran dan
seimbang. Keindahan adalah suatu kumpulan hubungan yang serasi pada suatu benda
dan diantara benda itu dengan si pengamat.
Pengertian keserasian adalah cocok
dalam segala hal.
Menurut The Liang Gie ada 2
Teori dalam menciptakan seni antara lain :
Teori Objektif ( Plato,
Hegel, Bernard Bocanguat )
Teori Subyektif ( Henry Home,
Earlof Shaffesbury, Edmund Burke )
Salah
satu persoalan pokok dari teori keindaha adalah mengenai sifat dasar dari
keindahan . apakah keindahan merupakan sesuatu yang ada pada benda indah atau
hanya terdapat dalam pikiran orang yang mengamati benda tersebut. Dari
persoalan-persoalan tersebut lahirlah dua kelompok teori yang terkenal sebagai
teori ogjektif dan subjektif.
Teori
Objectif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai
estetika adalah sifat (kulitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang
bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Yang menjadi masalah ialah
ciri-ciri khusus manakah yang memnuat sesuatu benda menjadi indah atau dianggap
bernilai estetik, salah satu jawaban yang telah diberikan selama berabad-abad
ialah perimbangan antara bagian-bagian dalam benda indah itu. Pendapat lain
menyatakan bahwa nilai estetik itu tercipta dengan terpenuhnya asas-asas
tertentu mengenai bentuk pada sesuatu benda. Pendukung teori objectif adalah
Plato dan Hegel.
Teori
Subjectif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu
tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu
benda. Adanya keindahan semata-mata tergantung pada penerapan dan si pengamat
itu. Kalaupun dinyatakan bahwa sesuatu benda mempunyai nilai estetik, maka hal
itu diartikan bahwa seseorang pengamat memperoleh sesuatu pengalaman estetik
sebagai tanggapan terhadap benda indah itu. Pendukung nya adalah Henry Home,
Earlof Shaffesburry dan Edmund Burke.
MANUSIA DAN PENDERITAAN
Pengertian Penderitaan
1.1 Definisi Penderitaan
Menurut
saya penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak
menyenangkan. Penderitaan itu ada tiga macam yaitu penderitaan yang dialami
secara lahir (fisik), penderitaan yang dialami secara batin (mental/
psikologis), dan yang ketiga gabungan dari penderitaan lahir dan penderitaan
batin (fisik dan psikologis). Tentu saja penderitaan tidak akan mucul jika
tidak ada yang menyebabkannya untuk muncul. Disini saya akan lebih membahas
tentang sebab – sebab munculnya sebuah penderitaan.
1.2 Sebab – sebab munculnya
penderitaan :
Jika
Diklasifikasikan berdasarkan sebab – sebab munculnya penderitaan manusia itu
ada dua, yang pertama yaitu Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk
manusia, dan yang kedua Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab
tuhan.
A. Penderitaan yang timbul
karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan
yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam
hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
Penderitaan ini kadang disebut dengan nasib buruk. Nasib buruk ini dapat
diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat
memperbaiki nasibnya. Allah SWT berfirman, Aku tidak akan pernah merubah nasib
hambaku, melainkan Hambaku sendirilah yang merubahnya. Sudah jelas Tuhan tidak
akan mengubah nasib hambanya, karena atas usaha hambanya sendirilah yang bisa
mengubah nasibnya itu. Adapun perbedaan antara nasib buruk dan takdir, kalau
takdir Tuhan yang menjadi penentunya sedangkan nasib buruk itu manusia lah
penyebabnya.
Karena
Perbuatan buruk antara sesama manusia menyebabkan menderitanya manusia yang
lain, contohnya :
Pembantu
rumah tangga yang diperkosa, disekap, dan disiksa oleh majikannya, sudah pantas
jika majikannya yang biadab itu diganjar dengan hukuman penjara oleh pengadilan
negeri Surabaya supaya perbuatannya itu dapat diperbaiki sekaligus merasakan
penderitaan yang telah ia berikan kepada orang lain. Sedangkan pembantu yang
telah menderita itu dipulihkan.
Perbuatan
buruk orang tua Arie Hanggara yang menganiaya anak kandungnya sendiri sampai
mengakibatkan kematian, sudah pantas jika dijatuhkan hukuman oleh pengadilan
Negeri Jakarta Pusat supaya perbuatannya itu dapat diperbaiki dan sekaligus
merasakan penderitaan anaknya.3. Perbuatan buruk para pejabat pada zaman orde
lama dituliskan oleh seniman Rendra dalam puisinya “bersatulah pelacur –
pelacur kota Jakarta”, perbuatan buruk yang merendahkan derajad kaum wanita
tidak lebih dari pemuas nafsu seksual. Kaya Rendra ini dipandang sebagai salah
satu usaha memperbaiki nasib buruk itu dengan mengkomunikasikannya kepada
masyarakat termasuk pejabat dan pelacur ibu kota itu.
Perbuatan
buruk manusia terhadap lingkungannya pun dapat menimbulkan bagi penderitaan
bagi manusia yang lainnya. Tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari karena
perbuatannya lah yang menimbulkan penderitaan pada manusia yang lainnya.
Kebanyakan manusia baru menyadari kesalahannya ketika bencana yang menimbulkan
penderitaan bagi manusia yang lainnya itu sudah terjadi. Contohnya :1. Musibah
banjir dan tanah longsor di lampung selatan bermula dari penghunian liar di
hutan lindung, kemudian dibabat menjadi lahan tandus dan gundul oleh manusia –
manusia penghuni liar itu. Akibatnya beberapa jiwa jadi korban banjir, ratusan
rumah hancur, belum terhitung lagi jumlah ternak dan harta benda yang hilang /
musnah. Segenap lapisan masyarakat, pemerintah dan ABRI bekerja sama untuk
membebaskan para korban dari penderitaan yang mereka derita itu.
Perbuatan
Lalai, mungkin kurang control terhadap tangki – tangki penyimpanan gas – gas
beracun dari perusahaan “Union Carbide” di India. Gas – gas beracun dari tangki
penyimpanan bocor memenuhi dan mengotori daerah sekitarnya, mengakibatkan
ribuan penduduk penghuni daerah itu mati lemas, dan cacat fisik. Inilah
penderitaan manusia karena perbuatan lalai dari pekerjaan atau pimpinan
perusahaan itu. Ia bertanggung jawab untuk memulihkan penderitaan manusia
disitu.
B. Penderitaan yang timbul karena
penyakit, siksaan / azab tuhan
Penderitaan
manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun
kesabaran, tawakal, dan optimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi
penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia.
Bebebrapa kasus penderitaan dapat diungkapkan berikut ini :
Seorang
anak lelaki buta sejak diahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia
disekolahkan, kecerdasannya luar biasa. Walaupun ia tidak dapat melihat dengan
mata hatinya terang benderang. Karena kecerdasannya, ia memperoleh pendidikan
sampai di universitas, dan akhirnya memperoleh gelar doctor di Universitas
Sourbone Perancis. Dia adalah Prof.Dr. Thaha Husen, guru besar Universitas di
Kairo, Mesir.
Nabi
Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan sabar ia menerima cobaan ini.
Bertahun – tahun ia menderita penyakit kulit, sehingga istrinya bosan
merawatnya, dan ia dikucilkan. Berkat kesabarannya dan kepasrahannya kepada
Tuha, maka seiring berjalannya waktu Nabi Ayub pun sebuh dan tampak lebih muda,
sehingga istrinya tidak mengenalinnya lagi. Disini kita dihadapkan kepada
masalah sikap hidup kesetiaan, kesabaran, tawakal, percaya, pasrah, tetapi juga
sikap hidup yang lemah, seperti kesetiaan dan kesabaran sang istri yang luntur,
karena penyakit Nabi Ayub yang cukup lama.
Tenggelamnya
Fir’aun di laut merah seperti disevutkan dalam Al – Qur’an adalah azab yang
dijatuhkan Tuhan kepada orang yang angkuh dan sombong. Fir’aun adalah raja
mesir yang mengaku dirinya Tuhan. Ketika Fir’aun bersama bala tentaranya
mengejar nabi Musa dan para pengikutya menyeberangi laut merah, laut itu
terbelah dan Nabi Musa serta para pengikutnya berhasil melewatinya. Ketika
Fir’aun dan tentaranya berada tepat ditengah belahan laut merah itu, seketika
juga laut merah itu tertutup lagi dan mereka semua tenggelam.
OPINI
: dalam kasus ini saya dapat menyimpulkan setip perbuatan itu pasti ada
akibatnya..perbuatan buruk yang dilakukan seseorang bukan hanya merugikan diri
sendiri tapi juga keadaan sekitar..untuk itu sebelum melakukan sebuah perbuatan
kita harus memikirkan matang matang sehingga tidak akan merugikan keadan
sekitar.
Siksaan
Arti
siksaan, siksaan berupa jasmani&rohani bersifat psikis, kebimbangan,
kesepian, ketakutan. Berbicara tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan
kita tentang neraka dan dosa dan akhirnya firman Tuhan dalam kitab suci Al –
Quran. Seperti kita maklumi di dalam kitab suci Al – Quran terdapat banyak
sekali surat dan ayat yang membicarakannya tentang siksaan ini.
Dalam
Al – Quran surat – surat lain banyak berisi jenis ancaman dan siksaan bagi
orang – orang musyrik, syirik, makan riba, dengki, memfitnah, mencuri, makan
harta anak yatim, dan sebagainya. Namun siksaan yang dialami manusia setelah
didunia fana ini tidak akan dibicarakan oleh penulis dalam modul ini, karena
itu tugas para ahli agama.
Berbicara
tentang siksaan terbayang dibenak kita sesuatu yang sangat mengerikan bahkan
mungkin mendirikan bulu kuduk kita, siksaan itu berupa penyakit, siksaan hati,
siksaan badan oleh orang lain dan sebagainya. Siksaan manusia ini ternyata juga
menimbulkan kreativitas bagi yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang
berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung ataupun tidak langsung.
Siksaan
yang dialami oleh manusia memang merupakan beban berat, sehingga dunia ini
benar-benar merupakan neraka dalam hidupnya. Bagi mereka yang mulai merasakan
tidak mampu lebih lama menderita, biasanya terlontar kata-katanya lebih baik
mati daripada hidup, dengan pengertian bahwa dengan kematiannya maka
berakhirlah penderitaan yang dialaminya. Itulah sebabnya mereka yang terlalu
menderita dan merasa putus asa, lalu mengambil jalan "pintas" dengan
bunuh diri.
Penderitaan dan Perjuangan
Penderitaan
memang selalu hadir dalam kehidupan kita, tidak berarti hidup adalah menderita
/ hidup adalah untuk penderitaan. namun "Hidup adalah Berjuang karena
Hidup adalah Perjuangan". Jadi mau tidak mau kita selalu dituntut untuk
terus berjuang dlam hal apapun. dan percayalah bahwa tidak ada sesuatu yang sia
- sia. Setelah perjuangan terlaksana dan pasrah kepada Tuhan. maka dari itulah
gunanya bersosialisasi, dengan bersosialisasi
kita dapat saling membantu dalam
susah maupun senang dengan sesama manusia dalam menyelesaikan masalah dan
menyelesaikan penderitaan. namun jangan lupa disertai doa pula.
Manusia hanya merencanakan
selebihnya adalah kehendak Tuhan.
Waspada
akan penderitaan boleh dalam berbagai hal namun tetap kita tidak dapat menghindar
dari penderitaan, satu - satunya jalan keluar adalah dengan melewatinya. Hal
ini nampak bila ditinjau jenjang karir sejarah orang - orang besar disekitar
kita yang benar - benar berhasil oleh karena usahanya sendiri dan bantuan
Tuhan.
Penderitaan
kerap kali disebar luaskan dan diumumkan di berbagai media layaknya Surat
Kabar, TV, Radio, Internet dengan maksud mengetuk hati kita selaku pembaca dan
pendengar media untuk menggerakan rasa empati* rasa kemanusiaan agar dapat
turut berbelasungkawa atas penderitaan yang terjadi dan selaku manusia sosial
yang saling tolong menolog megggerakan hati kita untuk membantu mereka yang
menderita karena bencana, dan penderitaan lainnya.
Penyebab penderitaan banyak
disebabkan oleh berbagai hal di bawah ini :
Hubungan
tidak baik antara manusia dengan manusia yang mengakibatkan penderitaan
didasari rasa dengki, iri, sakit hati, kejam serta alasan lain yang mendasari
perbuatan buruk manusia lain terhadap sesama yang dapat memicu penderitaan
entah itu dari korban yang mengalami maupun pelaku yang mengalami derita.
Hubuan
tidak baik antara manusia dengan Alam yang mengakibatkan bencana, kurangnya
kesadaran manusia untuk merawat alam dan bahkan manusia yang sengaja merusak
alam dengan utamakan hanya karena masalah uang sehingga terjadi berbagai becana
seperti Longsor.
Penderitaan
karena cobaan, disini kita dituntut akan kesetiaan kita melalui suatu cobaan
dan percayalah bahwa Tuhan tidak akan meberikan suatu cobaan diluar kemampuan
umat-Nya.
berbagai pengaruh dari penderitaan
dapat dikategorikan bersifat positif dan negatif tergantung dari bagaimana
manusia menghadapi kenyataan ini, apabila menyikapi secara positif dengan mudah
ia bisa menepis pegaruh penderitaan itu dengan contoh motto yang telah saya
berikan bahwa
"Hidup adalah Berjuang karena
Hidup adalah Perjuangan". jadi dia bisa kuat menghadapi penderitaan da
selalu berusaha kuat untuk menghadapi penderitaan.
Lawannya adalah sika negatif dalam
menghadapi penderitaan, ini efek terparahnya yakni penyesalan, minder
berlebihan, tidak bahagia, selalu putus asa manusia mudah
meyerah dalam hidup dan tidak
sedikit yang lebih memilih mati meskipun mati bukanlah cara untuk menyelesaikan
penderitaan.
Penderitaan, media masa dan seniman
Dalam
zaman serba modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih
besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya
mensejahterakan manusia dan senjata, peluru kendali, pabrik bahan kimia
merupakan sumber peluang terjadinya penderitaan manusia. Hal ini sudah terjadi
seperti bom atom di Hirosyima dan Nagasaki, kebocoran reactor nuklir di Uni
Soviet , kebocoran gas beracun di India, pengunaan peluru kendali dalam perang
Irak dan yang baru terjadi di Jepang tepatnya di Fukushima terjadi ledakan
reactor nuklir yang menyebabkan radiasi nuklir yang membahayakan kesehatan
manusia,akibatnya masyarakat sekitar yang tinggal di daerah tersebut harus di
ungsikan ke tempat yang jauh dari daerah terkena radiasi.
Beberapa
sebab lain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah, kecelakaan, bencana
alam, bencana perang dal lain – lain. Contoh tenggelamnya kapal tampomas dua
diperairan malasembo, jatuhnya pesawat Hercules yang mengangkut para perwira
muda di Condet, meletusnya gunung galunggung dan perak irak dan iran.
Berita
mengenai penderitaan silih berganti mengisi lembaran Koran, berita di televisi,
radio, dengan maksud supaya orang yang yang menyaksikan ikut merasakan dari
jauh penderitaan manusia. Nyatanya tidak sedikit bantuan yang datang dari
dermawan dan sukarelawan berupa material dan tenaga untuk meringankan dan
menyelamatkan mereka dari musibah ini. Media masa adalah salah satu alat yang
paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa – peristiwa penderitaan manusia
secara cepat kepada masyarakat.
Dengan
demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesame
manusia terutama bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya
komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para
pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya
seni. Contoh bagaimana penderitaan seorang istri yang bernama Manohara akibat
kekerasan rumah tangga yang di filmkan dengan judul “Manohara”, juga ada berita
seperti bagaimana penderitaan anak bernama Arie Hangara yang mati akibat
siksaan orang tuanya sendiri yang di filmkan dengan judul “Arie Hangara”
Penderitaan dan sebab – sebabnya
Apabila kita kelompokkan secara
sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan dapat
diperinci sebagai berikut :
· Penderitaan
yang timbul karena perbuatan manusia Penderitaan yang menimpa manusia karena
perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dengan alam
sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat
memperbaiki nasibnya.
Perbedaan
nasib buruk dan takdir, kalau takdir Tuhan yang menentukan sedangkan nasib
buruk itu manusia penyebabnya. Karena perbuatan buruk antara sesama manusia
maka manusia lain menderita misalnya:
1. Pembantu
rumah tangga yang diperkosa, disekap, disiksa oleh majikannya, sudah pantas
jika majikan yang biadab itu diganjar dengan hukuman penjara oleh Pengadilan
Negri Surabaya supaya perbuatan itu dapat diperbaiki dan sekaligus merasdakan
penderitaan, sedngkan pembantu yang telah menderita itu dipulihkan.
2. Perbuatan
buruk orang tua Arie Hanggara yang menganiaya anak kandungnya sendiri sampai
mengakibatkan kematian, sudah pantas jika dijatuhi hukuman oleh pengadilan
Negri Jakarata Pusat supaya perbuatannya itu dapat diperbaiki dan sekaligus
merasakan penderitaan.
3. Perbuatan
buruk pejabat pada zaman Orde Lama dilukiskan oleh seniman Rendra dalam
puisinya "Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta" perbuatan buruk
yang merendahkan derajad kaum wanita, yang memandang wanita tidak lebih dari
pemuas nafsu seksual. Karya Rendra ini dipandang sebagai salah satu usaha
memperbaiki nasib buruk itu dengan mengkombinasikannya kepada masyarakat
termasuk pejabat dan pelacur ibu kota itu. Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya
juga menyebabkan penderitaan manusia, Tetapi manusia tidak menyadari hal ini.
· Penderitaan
yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan Penderitaan manusia dapat
juga terjadi akibat atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan
optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak
contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia. Beberapa kasus penderita
dapat diungkapkan berikut ini :
1. Seorang
anak lelaki buta sejak dilahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia
disekolahkan, karena kecerdasannya, ia memperoleh pendidikan sampai di
Universitas dan akhirnya memperoleh gelar Doktor di Universitas Dsabone
Perancis. Dia adalah Prof. DR Thaha Husen, guru besar Universitas di Kairo,
Mesir.
2. Nabi
Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan sabar ia menerima cobaan ini.
Bertahun-tahun ia menderita penyakit kulit, sehingga istrinya bosan
memeliharanya, dan ia dikucilkan. Berkat kesabaran dan pasrah kepada Tuhan,
sembuhlah ia dan tampak lebih muda, sehingga istrinya tidak mengenalinya lagi.
Disini kita dihadapkan kepada masalah sikap hidup kesetiaan, kesabaran,
tawakal, percaya, pasrah, tetapi juga sikaphidup yang lemah seperti kesetiaan
dan kesabaran sang istri yang luntur karena penyakit Nabi Ayub yang cukup lama.
Pengaruh penderitaan
Orang
yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan
sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap
negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa,
putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal
dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”.
Sikap
positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan
rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan,
dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya
kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap
anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu
tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia berjuangan
menentang kekerasan, dan lain-lain.
Apabila
sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada
para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan
penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan
nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan.keadaan
yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih
sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.
MANUSIA DAN KEADILAN
A. Pengertian Keadilan,
Keadilan
adalah pengakuan dan perilaku yang seimbang anatar hak dan kewajiban. Hal ini
harus dipahamai secara mendalam, karena jika seorang hanya menuntut hak saja,
tanpa mengerjakan kewajiban, maka akan memperbudak dan merugikan pihak lain.
Sebaliknya, jika kita hanya mementingkan kewajiban saja, kita akan meudah
diperbudak orang lain.
B. Keadilan Sosial,
Keadilan
sosial mengandung perngertian bahwa keadilan harus diterapkan di kehidupan
sosial bermasyarakat. Hal ini sesuai dengan amanah Pancasila dan konstitusi
demi terciptanya kesejahteraan bersama. Untuk mewujudkan keadilan sosial, sikap
yang perlu dipupuk antara lain :
1. Perbuatan luhur yang
mencerminkan kekeluargaan dan kegotongroyongan,
2. adil dan seimbang terhadap siapa
saja,
3. suka memberi pertolongan,
4. suka berkerja keras,
5. menghargai hasil karya orang
lain,
C. Berbagai Macam Keadilan,
1. Keadila Legal atau Kedailan
Moral,
keadilan dan hukum merupakan
substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya.
Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut
sifat dasarnya yang paling sesuai. Ini menurut Plato disbeut keadilan moral,
sedangkan pendapat lain menyebutnya keadlian legal.
2. Keadilan Distributif,
Mengandung perngertian bahwa
keadilan akan terlaksana apabila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan
hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama.
3. Keadilan Komutatif,
Keadilan ini bertujuan menciptakan
ketertiban dan kesejahteraan umum. Sehingga apabila ada sesuatu di luar
peraturan yang berlaku disebut tidak adil.
D. Kejujuran,
Kejujuran
atau jujur mengandung perngertian bahawa apa yang dikatakan sesuai dengan hati
nuraninya, dan sesuai dengan kenyataan yang ada.
Pada
hakekatnya kejujuran dilandasi kesadaran moral akan hak dan kewajibannya juga
takut akan dosa. Adapun kesadaran moral menuntut manusia untuk memilih hal yang
baik dan buruk, halal dan haram, dan sebagainya. Terkadang pemikiran tidak
sesuai dengan hati nurani. Saat itulah ketika seseorang bertindak berdasar
pemikirannya dikatakan ia tidak jujur kepada dirinya dan pada akhirnya akan
menimbulkan rasa tidak nyaman di hati. Untuk itu, batasan dari kejujuran adalah
hati nurani, bukan pemikiran.
E. Kecurangan,
Secara
sederhana kecurangan adalah lawan dari tidak jujur, dan identik dengan licik.
Kecurangan mengandung pengertian bahwa seseroang mendapatkan keuntungan dengan
cara yang tidak benar/ tidak jujur. Dan biasanya cara yang digunakan tidak
wajar.
Ada
banyak sebab kecurangan, namun pada akhirnya kecurangan akan mengarah kepada
keburukan. keburukan adalah lawan kebaikan, dan pada hakikatnya keduanya ada di
diri manusia. Tinggal mana yang akan dipilih. Disini, hati nurani lah yang
bekerja. Apabila seseorang condong kepada kebaikan, maka kejujuran yang
dipilihnya begitupun sebaliknya.
F. Pemulihan Nama Baik,
Nama
baik merupakan tujuan utama orang hidup bersosial. Orang akan berusaha
mati-matian untuk menjaga namanya agar tetap baik. meskipun terkadang jalan
yang diambil curang.
Nama
baik erat kaitanya dengan perbuatan dan tingkah laku. Perbuatan sendiri
meliputi banyak hal mulai dari cara berbicara, cara bergaul, dan sebagainya.
Perbuatan baik sendiri, bisa dibagi ke dalam dua hal,
1. manusia menurut sifat dasarnya
adalah berupa moral,
2. manusia dengan aturan-aturan
tertentu dalam bermasyarakat.
Pemulihan
nama baik sendiri berarti adanya kesadaran dari seseorang untuk mengembalikan
kedudukannya di dalam masyarakat. Hal ini bisa didasarkan bahwa orang itu
berbuat salah dan menyadarinya, atau mendapat fitnah dari pihak lain. Pada
intinya, pemulihan nama baik adalah upaya untuk mengembalikan kedudukannya
kembali di dalam masyarakat.
G. Pembalasan,
Pembalasan
adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain kepada diri kita. reaksi bisa
berupa perbuatan yang sama/ seimbang, lebih kecil, atau bahkan lebih besar.
Ketidakadilan bisa terjadi apabila pembalasan dilakukan dengan reaksi yang
lebih besar.
Meskipun
pembalasan identik dengan perbuatan buruk, namun sebenarnya yang dinamakan
pembalasan adalah reaksi dari semua perbuatan kita dalam bergaul. Jika
seseorang bergaul dengan baik, maka ia akan mendapat pembalasan yang bak pula.
Sebaliknya, apabila seseorang bergaul dengan cara yang tidak baik, maka ia akan
mendapatkan balasannya berupa ketidakbaikan pula.